Ini Nama-nama 16 Korban Selamat Tragedi Horor Kebakaran Panti Werdha Damai Ranomuut Manado

Manado, MGs

Musibah kebakaran yang melahap bangunan Panti Werdha (panti jompo) Damai Ranomuut menewaskan 16 orang.

Peristiwa yang terjadi di Kelurahan Ranomuut Lingkungan VII Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Minggu (28/12/2025) malam sekitar pukul 20.24 Wita, sangat memilukan.

16 penghuni yang berusia lanjut (lansia) tewas lantaran terjebak kepungan asap dan kobaran api, meski warga, petugas dan pemadam kebakaran sudah berupaya melakukan evakuasi.

Dari informasi dan data yang dikumpulkan, kondisi fisik di usia lanjut ikut menjadi sebab proses evakuasi harus hati-hati meski keselamatan jiwa terancam.

Sejumlah penghuni yang selamat dievakuasi ke RSUD Manado. Dari data yang didapat, ada 16 penghuni yang selamat termasuk pengurus panti menjalani perawatan medis.

Dari daftar penghuni berjumlah 35 orang, 16 orang tewas, 16 orang selamat, 3 orang dijemput keluarga sebelum Natal. Ini daftar korban selamat:

Perempuan/Oma

1. Olfa Sumual (76 Thn) Ketua/Pengurus Panti Werdha
2. Rike Kaligis (73 thn)
3. Meiske Merke (60 thn)
4. Stien Waleleng (80 thn)
5. Chia Chin Hin (92 thn)
6. Olin Kopalit (61 thn)
7. Jetty Kandou (86)
8. Stien Gerungan (70 thn)
9. Yutindam (70 thn)
10. Kean She Poe (68 thn)
11. Rolin Rumeen (64 thn)
12. Lao Kim Hoa (73 Thn)

Lelaki/Opa
13. Christian Yusuf (52 thn)
14. Petrus Fredy (83 thn)
15. Joppy Wahani (70 thn)
16. Paulus Kaunang (70 thn

Diberitakan sebelumnya, tragedi horor kebakaran yang terjadi sekitar pukul 8 malam atau hampir setengah 9, di akhir tahun 2025 merenggut nyawa para lansia -oma opa- terjadi begitu cepat.

Informasi dan data yang dirangkum dari tangkapan layar di media sosial serta mengutip laman media online lokali, api yang melahap bangunan Panti Werdha tempat puluhan lansia tinggal tersebut, diduga berasal dari lantai atas.

Menurut sejumlah saksi mata, api terlihat mula-mula dari bagian atas belakang panti tersebut. Warga yang sempat melihat langsung berlarian berupaya mengevakuasi para penghuni yang kebanyakan tak kuat lagi fisiknya.

Sejumlah armada pemadam kebakaran (damkar) bersama petugas yang turun ke lokasi tentang waktu 5 menit, berupaya memadamkan kobaran api dan mengevakuasi para lansia.

Reki, warga setempat yang berjibaku bersama warga lain untuk menyelamatkan para korban di tengah kepungan asap dan api yang sudah membesar, mengaku sedih.

“Ada yang di kursi roda, kami naikkan ke pagar. Saya evakuasi seorang opa, namun meninggal dunia karena terpapar banyak asap,” ujarnya tak mampu menahan air mata.

Kapolresta Manado Kombes Irham Halid SIK yang turun ke lokasi menyebutkan pihaknya akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait peristiwa ini.

“Penyebab kebakaran yang melahap bangunan (Panti Werdha) belum diketahui secara pasti. Nanti setelah kami melakukan olah TKP sebab musabab ajan diketahui,” ujar Kombes Irham.

Sekretaris Kota Manado Steven Dandel yang juga berada di lokasi menyebut, jumlah korban yang tewas 16 orang dan dibawa ke RS Bhayangkara Manado.

Sedangkan para korban yang berhasil dievakuasi dilarikan ke RSUD Kota Manado untuk menjalani perawatan medis.

(ste/mgs/*)